Crowdfunding

Bagi anda yang tertarik untuk membantu memberikan modal pada pengusaha mikro, anda bisa bergabung dengan salah satu bisnis peminjaman dana. Namun agar tidak terjerat dengan penipuan yang membawa nama crowdfunding tersebut, berikut ini ada beberapa ciri yang perlu anda ketahui.

 

Ciri Crowdfunding yang Perlu Anda Hindari

1. Menawarkan keuntungan yang tidak wajar

Jika biasanya sebuah bisnis peminjaman modal sering menawarkan keuntungan yang cukup besar saat perjanjian pertama, maka anda perlu berhati-hati jika menemukan hal tersebut. Jangan mudah tergoda dengan tawaran keuntungan yang terbilang cukup menggiurkan tersebut, karena anda perlu berpikir dua kali sebelum menyetujui untuk bergabung.

Tawaran tersebut sering digunakan sebagai modus penipuan untuk menarik penyedia dana pada equity crowdfunding yang menjadi tujuan utamanya. Dengan sebuah tawaran yang dapat memberikan keuntungan besar, secara otomatis akan membuat para calon penyedia dana tersebut banyak yang tertarik.

2. Menggunakan nama tokoh terkenal

Beberapa platform peminjaman modal usaha, akan membutuhkan sebuah daya tarik tersendiri untuk dapat menarik perhatian bagi para calon penyedia dana. Dari sekian banyak daya tarik yang dipilih, yang paling sering digunakan crowdfunding Indonesia adalah dengan membawa sebuah nama dari tokoh terkenal.

Namun daya tarik yang terlihat cukup meyakinkan tersebut, bisa menjadi salah satu cara untuk menipu calon penyedia dana. Karena bisa saja pihak pengelola pinjaman modal tersebut, sebenarnya tidak benar-benar sedang bekerjasama atau bahkan mengenal tokoh yang di maksud.

Sebuah platform penyedia pinjaman modal, akan terlihat lebih meyakinan jika menampilkan salah satu nama atau gambar dari tokoh terkenal pada sebuah iklan. Bahkan tak jarang juga banyak yang mengklaim bahwa proses equity crowdfunding dapat berjalan dengan baik karena adanya peran dari tokoh terkenal tersebut.

3. Tidak memiliki legalitas

Crowdfunding dengan salah satu ciri legalitas yang dimiliki tidak jelas, akan lebih baik jika anda hindari. Bahkan terdapat lebih dari 28 platform yang tidak memiliki izin resmi. Legalitas yang perlu dimiliki oleh sebuah penyedia modal usaha ini haruslah resmi, yakni dikeluarkan serta diberi izin langsung oleh lembaga pinjaman dan keuangan nasional.

Agar tidak terjebak pada sebuah lingkaran penipuan, anda bisa menanyakan mengenai legalitas ini pada saat perjanjian pertama. Jika legalitas yang diberikan terlihat tidak jelas atau bahkan tidak ada tanda tangan resmi, maka anda perlu memikirkannya dua kali.

Itulah ciri-ciri yang sering di gunakan oleh beberapa crowdfunding Indonesia untuk menipu para calon penyedia dana. Tetapi jika anda bergabung dengan Amartha, jangan khawatir akan terjadi hal-hal yang menyimpang jalur. Karena website resmi amartha.com sudah ada sejak lebih dari 7 tahun yang lalu, maka jangan ragu untuk memilih Amartha sebagai pilihan.

 

Hindari Crowdfunding dengan Ciri sebagai Berikut
Ditag pada:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *